Wednesday, 23 October 2013


TUGAS BAHASA INDONESIA



Disusun oleh :
Devie Eviani 
Masandi Darajat 
M. Fajar Budiutomo 
Pipit Damayanti 
Subki Kadrawi 

Universitas Gunadarma
2013




Menulis Laporan Ilmiah

Laporan ilmiah adalah pemaparan dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh seorang peneliti dengan mengunakan gaya bahasa yang digunakan disesuaikan dengan jenis sasaran peneliti.

A. MACAM LAPORAN
            Macam – macam laporan ilmiah itu sendiri terdapat 4 jenis laporan, yaitu;
1.      Laporan Lengkap (Monograf)
Beberapa hal yang perlu diperhatikan, jika laporan penelitian dibuat dalam bentuk monograf :
a.       Laporan harus berisi proses penelitian secara menyeluruh dengan mengutarakan semua tekhnik dan pengalaman peneliti dalam melaksanakan kegiatan penelitian tersebut;
b.      Tekhnik penulisan harus sesuai dengan kelompok target dari peneliti;
c.       Laporan ilmiah harus menjelaskan hal-hal yang sebenarnya terjadi disetiap tingkatan analisis;
d.      Jika diperoleh pengalaman-pengalaman atau penemuan-penemuan yang tidak ada hubungannya langsung dengan tujuan penelitian yang dilaksanakan janganlah penemuan itu dibuang dengan serta merta;
e.       Peneliti harus menyampaikan kegagalan yang dialaminya, disamping sukses yang diperoleh;
f.       Laporan ilmiah harus dibagi dalam bab-bab, bagian-bagian, sub-sub bagian dengan judul-judul yang padat, sehingga pembaca dapat memilih materi yang relevan baginya dengan mudah.

2.      Artikel Ilmiah
Adalah laporan tentang salah satu dari aspek-aspek yang terdapat dalam laporan lengkap.
Laporan dalam bentuk artikel harus difokuskan pada masalah penelitian tunggal yang objektif, sehingga lampiran, kata pengantar, dan dan daftar isi tidak dimasukkan dalam laporan.

3.      Laporan Ringkas (Summary Report)
Adalah penulisan ulang tentang artikel-artikel yang sudah diterbitkan atupun studi-studi yang berkenaan dengan masyarakat dan ditulis dalam bahasa yang lebih mudah dimengerti.


4.      Laporan untuk Administrator dan Pembuat Kebijakkan
Adalah laporan yang ditujukan kepada administrator dan pembuat kebijakkan harus mempunyai bentuk tersendiri. Laporan yang dibuat tidak perlu dalam bentuk lengkap, karena administrator dan pembuat kebijakkan tidak memerlukan laporan demikian, yang diperlukan dalam laporan tersebut adalah penjelasan serta diagnosis terhadap masalah yang diperlukan.

B. CIRI - CIRI LAPORAN
Mengingat tujuannya adalah selera pembaca, bentuk dan sifatnya, laporan itu berbeda dari prosa ilmiah lainnya dalam aspek-aspek sebagai berikut :
1.      Pembacanya seorang atau sekumpulan orang tertentu. Laporan dibuat atas permintaan atau perintah. Adakalanya laporan berbentuk buku dan ditujukan untuk pembaca umum. Mungkin juga laporan itu diserahkan atas prakarsa penulis untuk mendapat kritik dari para ahli terkemuka;
2.      Bentuk laporan yang disajikan atas permintaan atau perintah itu biasanya berupa laporan panjang yang terdiri dari :
-          halaman judul, surat penyerahan, daftar isi,pendahuluan, uraian pokok, dan sering juga lampiran. Laporan pendek biasanya terdiri dari judul pokok, dan nomor - nomor, dengan perlengkapan seperti biasa dalam surat menyurat formal;
3.      Laporan itu bersifat sangat objektif. Maksudnya terutama untuk menyajikan fakta. Jika ditarik kesimpulan maka kesimpulan itu berupa induksi berdasarkan atas bukti spesifik. Jika dibuat suatu rekomendasi maka pendapat pribadi atau prasangka harus dijauhi. Bila data laporan itu tidak cukup atau bertentangan maka para pembaca harus menyadari bahwa konklusi dan rekomendasi yang disajikan bersifat tentatif;
4.      Bahasa dan nadanya formal. Kata ganti orang harus dihindari titik berat dan tekanannya berdasarkan pendapat penyaji data;
5.      Judul, sub judul, dan sub-sub judul, disusun dan diatur dengan perencanaan yang mantik. Laporan yang disajikan dengan baik dapat digunakan sebagai acuan.

C. PERSYARATAN BAGI PEMBUAT LAPORAN
Pada intinya persyaratan bagi pembuat laporan ilmiah sama seperti penulis karya tulis
ilmiah lainnya, yaitu :
a.       Memiliki pengetahuan tangan pertama tentang hal yang dilaporkan dan perlu pengetahuan dan pengalaman dari orang lain;
b.      Memiliki sifat tekun dan teliti. Laporan yang baik tidak meninggalkan pertanyaan tak
terjawab bagi pembacanya. Semua kesimpulan yang dapat ditarik dari pernyataan - pernyataan umum harus dibuat secara tepat. Semua fakta harus dicocokan ulang. Satu kali saja pembaca laporan menemukan pernyatan salah, maka ia akan meragukan sebuah isi laporan;
c.       Pernyataan yang dibuat harus kenyataan. Kesimpulan dan rekomendasi dibenarkan oleh kenyataan, walaupun konklusi dan rekomendasi itu bertentangan dengan yang diharapkan dan dapat merugikan diri sendiri. Pembuat laporan itu seperti sebuah 'mesin pemikir' yaitu bekerja tanpa nafsu dan prasangka yang dapat membingungkan pengertiannya atau pernyataannya tentang fakta;
d.      Kemampuan untuk menganalisis dan menyamaratakan. Laporan itu adalah sebuah analisis. Pembuat laporan membagi - bagi subjek, memperlihatkan bagian - bagian yang berbeda dan menunjukkan kaitannya satu dengan yang lainnya. Berdasarkan uraian itulah dengan cara induktif  ia sampai kepada kesimpulan;
e.       Kemampuan mengatur fakta secara sistematis. Penyajian laporan tidak harus sistematis, mantik, supaya para pembaca tidak meragukan tentang suatu penalarannya;
f.       Pengertian akan kebutuhan para pembaca. Laporan disajikan untuk dibaca oleh seseorang atau beberapa orang yang spesifik. Apa yang dilaporkan, apa yang dibuang, istilah apa yang akan dipakai, apa yang dianggap sebagaiman mestinya, apa yang memerlukan lukisan dan penjelasan dan bagaimana menyusunnya, semua itu tergantung pembaca.

D. UNSUR –UNSUR KERANGKA LAPORAN ILMIAH
           Kerangka Laporan ilmiah umumnya terdiri dari unsur - unsur sebagai berikut :
a.       Halaman Judul
Biasanya terdiri dari 3 atau 4 bagian yang disusun dari atas kebawah sebagai berikut :
1.      Judul laporan terdiri dari subjek, atau didahului dengan ' Laporan tentang' , 'Laporan
Kemajuan tentang', 'Laporan Tahunan tentang', 'Penelitian tentang' dan sebagainya. Judul laporan berbeda dari judul buku.

Contoh :
Laporan tentang
                                    SURVAI PENDAHULUAN
                                    PENGELOLAAN PASCAPANEN TANAMAN PADI
                        di daerah
                        KABUPATEN JAWA BARAT

2.       Nama dan Identitas Penerima Laporan
                 Unsur ini tidak selalu ditulis. Jika ditulis, maka sebelumnya didahului dengan kata
     kata 'Diserahkan kepada'. Jika penerima laporan memiliki kedudukan resmi,
     tulislah kedudukan itu.

     Contoh :
Diserahkan kepada
Prof.Dr. Satrio Putro, Direktur
Perencanaan Lingkungan Hidup
 
           3.   Nama dan Identitas Penulis
     Sebelum nama penulis biasanya didahului dengan perkataan 'Oleh' dan diikuti oleh
     gelar.    
   
      Contoh :
Oleh
Purnawarman
Insinyur Konsultan

dan

Priambudi Laksono
Insinyur Perencana

4.      Tempat dan Tanggal
Dibagian bawah halaman ditulis tempat dan tanggal dalam 2 baris terpisah.

Contoh :
Mataram, N.T.B
20 Maret 1999

 Contoh hasil laporan yang disatukan :

Laporan tentang
                                    SURVAI PENDAHULUAN
                                    PENGELOLAAN PASCAPANEN TANAMAN PADI
di daerah
KABUPATEN JAWA BARAT
Diserahkan kepada
Prof.Dr. Satrio Putro, Direktur
Perencanaan Lingkungan Hidup
di Jakarta
Oleh
Purnawarman
Insinyur Konsultan

dan

Priambudi Laksono
Insinyur Perencana
Mataram, N.T.B. 20 Maret 1999


E. MANFAAT PENYUSUNAN LAPORAN
   Manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut:
· Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif;
· Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber;
· Mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan;
· Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis;
· Memperoleh kepuasan intelektual;
· Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan;
· Sebagai bahan acuan/penelitian pendahuluan untuk penelitian selanjutnya.



DAFTAR PUSTAKA

D.Brotowidjoyo, Mukayat. Juni, 2010. Penulisan Karangan Ilmiah. Akademi Pressindo

Nazir, Moh. 2005. Metode Penelitian. Bogor. Ghalia Indonesia

0 comments:

Post a Comment