Ada tiga jenis level kamera DSLR yang dapat Anda pilih sesuai kebutuhan, yaitu terdiri dari entry level, mid range, dan high end. Entry level
merupakan jenis kamera yang mudah dioperasikan dan mempunyai
kelengkapan fungsi yang lebih sederhana. Kamera jenis ini paling tepat
untuk pemotretan dokumentasi keluarga dan traveling karena selain mudah
dioperasikan, juga ringan dan harganya paling terjangkau. Pun demikian,
kamera ini masih dapat digunakan untuk pemotretan profesional dengan
menambahkan beberapa peralatan penunjang.
Sedangkan kamera jenis mid range fitur-fiturnya lebih lengkap daripada jenis entry level.
Kamera mid range banyak digunakan oleh para hobiis, fotografer amatir,
tukang potret acara keluarga, dan dokumentasi instansi-instansi
pemerintahan. Banyak pula fotografer andal yang merasa masih perlu
menyisipkan sebuah DSLR mid range dalam tasnya. Mid range sudah dapat memotret dengan baik sekalipun dalam keadaan minim cahaya karena ISO-nya sudah lebih tinggi daripada entry level.
Yang terakhir ialah high end sebagai jenis kamera untuk semi pro dan
profesional. Kamera ini masih mempertahankan bodi yang minus vertical grip, walaupun lebih mantap digenggam. Jika dipasang vertical grip
tambahan, kamera jenis ini terlihat seperti kamera DSLR profesional.
Kamera yang paling dibanggakan dari jenis ini yaitu kamera yang
menyandang gelar flagship. Kamera yang paling diimpikan para fotografer
andal. Bentuknya yang sempurna dan fitur yang lengkap merupakan
kelebihannya. Ciri kamera DSLR pro, Nikon menggunkan kode satu digit
angka, seperti D1, D2, D3, dan D4. Sedangkan Canon menggunakan kode EOS
1D, 5D, dan 7D.

Penjelasan di atas dapat Anda jadikan sebagai acuan sebelum membeli
kamera DSLR. Anda harus mempertimbangkannya secara cermat sebelum
membeli kamera DSLR, akan Anda gunakan untuk apa kamera tersebut? Untuk
sekadar hobi atau serius bekerja? Anda dapat memilih kamera DSLR yang
tepat sesuai bujet dan fungsinya. Sebagai pemula sebaiknya Anda memilih
entry level atau mid range. Kemudian Anda dapat meng-upgradenya setelah
menguasai pengoperasian, teknik pemotretan, hingga mengasah pengalaman.
Source : Click Here
Monday, 17 June 2013
Cara Memilih Jenis Kamera DSLR (Fungsional)
00:30
No comments
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






0 comments:
Post a Comment